posting

Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Tuesday, December 4, 2018

BERSYUKUR DULU, BARU NIKMATIN


BERSYUKUR DULU, BARU NIKMATIN


Assalamu’alaikum teman-teman….
.
Sore ini aku mau berbagi sedikit cerita nih. Ok, kita langsung aja yah. Selamat membaca. J J J
.
Bismillah…. Teman-teman di sini pernah nggak sih merasa bahwa Allah nggak adil? Atau mungkin pernah merasa diri ini ditimpa musibah terus-terusan, gitu? Atau yang lebih parah merasa kalau usaha yang kita lakukan itu selalu 4G (Gagal, Galau, Gagal, Galau)? Atau hidup teman-teman mulus-mulus aja gitu?
Nah, untuk aku sendiri pernah banget mengalami hal tersebut. Ceritanya waktu itu adalah ikut tes masuk perguruan tinggi. Dan hasilnya gagal. Semangat dong ikut tes kedua, dan harapannya berhasil. Tetapi, apa mau dikata, hasilnya gagal dan akhirnya galau melanda. LL Ucapan dukacita pun memenuhi pesan masuk di ponselku. Itu malah semakin membuatku nge-down. Ya, mungkin teman-teman tahu rasanya lagi nangis terus disuruh jangan nangis lagi, gimana?! Malah makin sedih, kan?
Hari berganti hari, aku sudah mencoba tersenyum kembali. Semangat dan dukungan pun mulai tumbuh dan berkembang lagi. Dan, satu hal yang paling kuingat soal dukungan-dukungan yang kuterima, yaitu “Kamu sudah bersyukur belum bisa sampai di titik ini?” Degggggg…. Langsung aja tersentak. Iya, yah. Orang lain belum tentu bisa lulus SMA. Orang lain belum tentu bisa daftar ke perguruan tinggi. Terus, sekarang perjuanganku buat lulus SD, SMP, SMA supaya bisa masuk kuliah itu aku ga syukuri? (dalam hati)
“Inget, belajar 12 tahun buat masuk kampus hebat dan berhasil dengan hebat. Masa nanti udah masuk jadi makin berkurang hebatnya? Menurutku, Allah tuh gamau lulusin tes kamu dengan cuma-cuma terus kamu ngga inget ada campur tangan siapa. Makanya, baiknya bersyukur dulu, baru menikmati hasilnya.”
Mungkin, dalam posisi lain misalnya teman-teman ada ujian. Pernah denger pastinya, Udahlah segini juga udah “bersyukur”. Aku pun sering dan sering juga menyesalnya. Kalimat tersebut terucap yakni setelah kejadian. Akan tetapi, alangkah lebih baiknya jika bersyukur juga sebelum kejadian. Perlu diketahui dan disadari juga oleh teman-teman, kalau bersyukur tak mesti di akhir, tetapi di awal juga. Belajar giat sebelumnya, lebih banyak baca, sharing the knowledge bareng teman, mungkin itu hal-hal yang termasuk dalam bersyukur sebelumnya. Dengan begitu kita sudah memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya, bersyukur padaNya telah diberi kesempatan.
Nah, begitu ceritanya. Jadi, pesan yang dapat diambil adalah jangan terus menikmati nikmatNya, tanpa bersyukur pada pemberinya.
Taken by @estroine
#selfreminder #bestrong #begrateful #belajar #berusaha #keepspirit #keepsmile #AlwaysThinking #AlwaysPray

Tuesday, January 17, 2017

Surat Cinta untuk MahaCinta Tuhan dan Orangtuaku #JustMotivation

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

#selfReminder

Aku tahu, tiada manusia yang sempurna didunia ini. Kusadari bahwa aku salah satu dari yang tak     sempurna itu, karena hanya Dialah yang Maha Sempurna, Alloh SWT.Akhlakku yang seringkali fluktuasi menyebabkan ketidaksempurnaan diri, seringkali lupa padaNya yang selalu memberi kenikmatan. Lupa pada orang-orang terkasih yang selalu siap mengalirkan kasihNya padaku. Tetapi seringkali kuingkari semuanya.Tangisanku kadang tak berarti saat menyesali semua perbuatan yang lagi-lagi lupa akan nikmatNya, bahkan merasa senang hidup didunia dengan kemunafikan. Maafkan aku Tuhan.Ayah, ibu... Maafkan aku yang sudah membuat kalian menderita dengan duri-duri yang kutanam sendiri.Hari ini aku bertanya pada diri, sampai kapan seperti ini? Akankah kujerumuskan diri dan orangtuaku pada panasnya api neraka? Oh, Tidak!Ayah, ibu... Semoga dengan apapun yang menampar kesadaran akan menjadikanku lebih baik. Doakan aku agar selalu siap menghadapi rintangan dan tantangan apapun, sampai kudekap erat perasaan bangga kemenangan.Tuhan, ampunilah semua dosaku dan kedua orangtuaku. Lindungi setiap langkah kami, sehatkan akal dan jasmani kami dalam mencapai ridhoMu.Tuhan, izinkan kami untuk bersama lebih lama dalam sudud menghadapMu. Aku terlanjur menemukan cintaMu pada sentuhan ibuku, pada tawa ayahku. KasihMu memancar dari tangan keduanya


Editor by Imam Mangkubumi

Sunday, February 21, 2016

Surat Cinta Untuk MahaCinta (Tuhan dan orang tuaku) :') #justMotivation

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

#selfReminder

aku tahu tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. aku menyadari hal itu, menyadari bahwa aku adalah salah satu dari manusia yang tidak sempurna itu. kesempurnaan hanya milik Allah SWT, sesungguhnya Dia adalah yang MahaSempurna.

akhlakku yang sering kali fluktuasi yang menyebabkan ketidaksempurnaan diri. seringkali lupa pada Dia yang selalu memberi kenikmatan juga orang-orang terkasih yang siap sedia melayani segala kebutuhan ini. tapi apa? aku malah ingkar dengan semuanya.

tangisan ini kadang tak berarti saat aku sesali semua perbuatanku yang terkadang lupa akan nikmatMu dan malah senang hidup di dunia dengan munafik. maafkan aku Tuhan.

Ayah, bu, aku minta maaf karena aku sudah membuat kalian menderita dan diri aku ditanami duri.

hari ini, aku bertanya pada diriku sendiri. sampai kapankah aku seperti ini? akankah aku menjerumuskan diri pada neraka yang panas bersama orang tuaku? oh, TIDAK.

Ayah Ibu... semoga dengan berbagai motivasi aku akan menjadi lebih baik. doakan aku ya untuk selalu siap menghadapi semua tantangan ini. karena sesungguhnya kemenangan datang setelah bisa melewati berbagai tantangan yang menghadang diri.

Tuhan....
mohon ampuni dosa-dosa ini dan dosa orang tuaku. lindungi setiap langkah kami mencapai ridhoMu.
sehatkan orang tuaku hingga nanti aku bisa hidup bahagia bersama mereka kelak tertawa untuk tersenyum karena aku move on menjadi lebih baik.

didikan ini tak akan pernah ku lupa. hingga nanti aku wisuda semoga kalian selalu bersamaku.






"ayo semangat untuk berubah dan lebih baik untuk masa depan"
kebahagiaan tak akan datang jika tak dijemput dengan usaha...




your daughter


...